Penertiban Belasan Pemandu Lagu di Melawai Karena Dianggap Mengganggu

Penertiban Belasan Pemandu Lagu di Melawai Karena Dianggap Mengganggu – Pemprov DKI Jakarta menertibkan belasan pemandu lagu di lokasi Melawai, Jakarta Selatan. Beberapa pemandu lagu itu dipandang mengganggu sebab ajak konsumen setia dari atas trotoar.

“Ada laporan dari penduduk melalui kanal CSM, ia katakan itu di Melawai ada cewek begitu teriak ngajak karaoke sama orang Jepang. Tidak bisa begitu, yang benar kan mereka (konsumen setia) hadir sendiri. (Pemandu lagu) menyebut di muka usaha serta ada trotoar,” kata Ketua Team Penyidik Pegawai Negeri Sipil Dinas Pariwisata serta Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Anang Hasbullah, waktu dihubungi, Kamis (21/2/2019).

Team dari Disparbud DKI Jakarta mendatangi tempat pada Rabu (20/2) seputar jam 21.30 WIB. Petugas lalu minta pemandu lagu kembali masuk ke tempat usaha karaoke.

“Kita suruh mereka masuk serta tidak bisa kembali pada trotoar,” tutur Anang.

Anang menuturkan pemandu lagu itu seringkali memakai bahasa Jepang waktu ajak konsumen setia masuk. Mereka datang dari empat atau lima tempat karaoke di lokasi Melawai.

“Tetapi tidak semua tempat karaoke, sangat ada empat atau lima. Satu karaoke tiga atau empat, gunakan bahasa Jepang,” kata Anang.

Wanita itu dipandang melanggar Perda DKI Jakarta Nomer 8 Tahun 2007 mengenai Ketertiban Umum. “Ketertiban umum, orang dagang di trotoar saja tidak bisa, ditambah lagi teriak-teriak,” kata Anang.

Supaya pemilik karaoke tidak mengulang tindakannya, manajemen disuruh hadir ke kantor Dinas Pariwisata DKI Jakarta pada Jumat (22/2) untuk bikin pengakuan.

“Kita pembinaan, sesudah dibina, pastikan tidak kerjakan hal yang sama. Berarti, ada garansi ke kita, mereka bikin pertanyaan,” kata Anang.