Peredaran 8 Kg Sabu Jaringan Internasional di Sulsel Digagalkan Polisi

Peredaran 8 Kg Sabu Jaringan Internasional di Sulsel Digagalkan Polisi – Kepolisian Daerah Sulsel menggagalkan pengiriman 8 kilo-gram sabu yang datang dari Malaysia. Pengungkapan peredaran sabu ini dipandang menunjang dalam penyuksesan realisasi pemilu serentak pada April lain kali.

“Perkara narkoba kalaupun di kaitkan dengan pileg serta pemilihan presiden, ada. Kalaupun beberapa orang yang memanfaatkan narkoba, jadi pileg serta pemilihan presiden terganggu. Bagaimana, orang mabuk ingin pilih. Hingga kejahatan apapun sebenarnya kalaupun ingin di kaitkan, ada hubungannya,” kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin di Polres Gowa, Sulsel, Jumat (22/3/2019).

Ia mengemukakan modus pengiriman barang haram ini termasuk baru. Pengiriman sabu di luar negeri ini memanfaatkan arah baru untuk mengelabui petugas keamanan.

Dijelaskannya, rute lama yaitu dari Malaysia, ketujuan Kalimantan serta bakal selesai di Parepare. Tapi pada arah baru ini, pemeran masuk melalui arah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Saya memimpin langsung akhirnya. Jadi bertepatan dengan kunjungan kerja saya di Sidrap. Selanjutnya kita kerjakan operasi serta Alhamdulillah kita tangkap ini,” papar ia.

Hamidin memperhitungkan 1 kilo-gram satu bisa dipakai oleh 120 ribu orang. Mempunyai arti, dengan pengungkapan ini pihaknya sukses selamatkan beberapa puluh ribu nyawa dari intimidasi narkoba. Ia pun menyebutkan nilai barang haram ini sampai belasan miliar rupiah.

“Harga nya per kilo-gram kira-kira Rp 2 miliar. Kalaupun dikalikan 8, ada Rp 16 miliar dari peredaran ini. Cukuplah mengundang hasrat untuk beberapa orang yang tekuni bagian kejahatan narkoba,” ucap ia.

Dari pengungkapan ini, polisi sukses tangkap pemeran berinisial AR (37), serta HP (35). Kedua-duanya didapati pernah tinggal di Malaysia. Pemeran yang lain berinial H ditangkap di Kabupaten Sidrap.